Beberapa orang
merindukan pulang, sekaligus dirindukan oleh
kepulangan itu sendiri. Beberapa merindukan pulang tapi
sama sekali tidak pernah dirindukan. Beberapa lainnya tidak merindu pulang
namun amat dirindukan. Sisanya, satu dua, kelimpungan mencari konsepsi mengenai pulang,
rindu, dan rumah.
Aku pernah menuliskan
di sini, agar pulangku digoreng dan dijadikan omlet lalu digulung untuk sarapan. Supaya lebih bermanfaat.
Aku seringkali merasa belum pantas untuk
pulang. Belum menjadi apa-apa, belum menjadi siapa-siapa.

0 comments:
Post a Comment