Sebuah keputusan besar telah
diambil gadis menyebalkan yang menuliskan tulisan ini. Perkaranya bukan lagi
benar atau salah. Ini soal tanggung jawab. Seekor anak anjing yang umurnya tiga
bulan, yang mirip sapi, juga pemalu, akhirnya diadopsi. Olehku, tentu saja.
Jangan tanya seberapa kemampuanku
untuk merawat sesuatu, yang benar-benar hidup. Mungkin super zero. I never taking care of someone before, include my fvckin own self. Aku benci keribetan tai babi, dan malas sekali harus merasa kasihan atau membagi
kasih sayang setiap saat, apalagi pada sesuatu yang tidak bisa menjawab kalau
ditanya.
Ya, tapi beginilah manusia.
Terutama yang keras kepala. Bahwa mencoba juga berusaha adalah hal yang
menyeeeeenangkan sekali untuk dilakukan. Bahwa mengetahui batasan diri sendiri, lalu bisa melampauinya merupakan hal yang membahagiakan.
Well...
![]() |
| foto ini ditambahkan kemudian, saat si Ash udah hampir setahun |
Namanya Ashley. Aku belum
memikirkan nama belakangnya. And she would become my new sister. Nah! Selamat
datang, Ash who-so-not-pretty-dog. Stay as long as you can. Terlalu dini untuk
membicarakan cinta, bukan? Jadi mari kita mulai dengan berteman. Agree?


0 comments:
Post a Comment