Aku terbangun entah jam berapa.
Sedikit terkejut bisa terlelap dengan lampu yang menyala sangat terang. Bernafas lancar meski
harus dibantu selang-selang dan tabung oksigen. Tiba-tiba terasa nyeri di tangan
kiri dan bau anyir obat yang menyengat. Saat aku menengok ke arah kiri, aku
menemukan dua malaikat tanpa sayap. Keduanya sedang tertidur gelisah dengan
raut cemas.
Nanti, jika aku membutuhkan
alasan untuk tetap bertahan dari kebrengsekan apapun, aku hanya perlu mengingat
kedua malaikat tanpa sayap yang sedang tertidur gelisah dengan raut cemas di sebelah sana. Dan
pasti, aku akan menjadi kuat dengan mudahnya.


0 comments:
Post a Comment