gambar diambil dari sini
Kamu yang tertawa terbahak-bahak
karena entah apa. Kamu yang benci debu dan asap knalpot. Kamu yang menyapa
Tuhan lima kali sehari. Kamu yang menggelung di kasur seperti seekor kucing.
Kamu yang menonton ceriwis. Kamu yang memegangi kupingku. Kamu yang mencari sela-sela jariku. Kamu dan bau parfummu. Kamu yang dipeluk. Kamu
yang menyisiri rambutku sambil mengomel panjang. Kamu yang menelepon pagi-pagi
sekali. Kamu.
Dan semakin aku menunggu. Semakin
sesak dan membuang-buang waktu.
Aku merindukanmu.


0 comments:
Post a Comment