Wednesday, April 4, 2012

Tentang Kematian

Kamu melambai pada El Maut dan berbisik bahwa kamu sudah siap. Semesta mengatakan bahwa kamu tidak memiliki pilihan lain. Salah. Mungkin memang Dia yang memutuskan, tapi kamulah yang memilih dengan cara seperti apa. Karena, dengarlah cantik, sesungguhnya kematian bukanlah kekalahan. Kematian adalah kesembuhan yang berbeda bentuk, yang membebaskan segala rasa sakit dan mengangkat tinggi-tinggi segala bentuk perjuangan.

Sudah lewat 40 hari. Katanya, kamu sudah tidak ada di sekitar kami. Katanya, kamu sudah berjalan menuju tempat yang berbeda, entah dimana. Kataku, kamu bahagia, dan sudah tidak lagi membutuhkan dimensi waktu dan ruang. Kamu bahagia, itu cukup.

Terimakasih sudah menunjukkan padaku tentang bertahan dan melawan. Tentang bagaimana memalingkan muka saat ada yang menatap iba. Bukankah kita, kamu, dan aku bukan orang lemah yang pantas dikasihani?


Selamat jalan.

Titip salam untuk Tuhan, dariku, dan dari mereka yang sedang berjuang melawan serangan kanker darah sepertimu dulu.

Untuk adik yang terkasih, Brigita Dwi Anindya P. 

4 comments:

ketik ulang said...

merinding aku bacanya cik...

Ucig W said...

aku juga merinding nulisnya mbak hehe

Nanad Pee said...

mbag ucig kereeeeeeen :*
[melihat sisi lain dr diri mu yg biasa mbag]

Ucig W said...

errr jangan lebay adek -________-

Post a Comment

 
 
Copyright © rollercoaster
Blogger Theme by BloggerThemes Design by Diovo.com