Tuesday, January 3, 2012

Dua Ribu Dua Belas yang Sedikit Terlambat

gambar diambil dari sini 

Aku benci hari terakhir di bulan Desember.

Suara terompet, percikan kembang api, hastag #tahunbaru di twitter, lagu jedag-jedug, doa-doa dan harapan, resolusi. Mereka menyeretku semakin dalam pada sesuatu yang bernama sepi. 

Aku benci hari pertama di bulan Januari.

Kamu membuatku menangis tanpa alasan, seperti janda yang ditinggal mati suami pertama, seperti gadis yang patah hati, seperti pelatih yang melepaskan pemain andalannya, seperti anak kecil yang kehilangan ibunya. Dan cemas setengah mati, mungkin ketika kamu tertawa terbahak-bahak entah di mana.

Aku benci ada penghitung hari, bulan, tahun, dan waktu. Sehingga aku terpaksa tersadar bahwa ada yang harus diakhiri untuk memulai yang baru.

HAPPY NEW YEAR, kiamat sudah dekat, katanya.

2012, dan aku masih belum mengerti apa yang kamu bicarakan dalam diam. Itu menyesakkan, sangat. 

0 comments:

Post a Comment

 
 
Copyright © rollercoaster
Blogger Theme by BloggerThemes Design by Diovo.com