Monday, July 13, 2015

Masih di Maluku Tenggara

Suatu malam aku merasa lapar sekali. Tempat ini memiliki hitungan waktu yang lebih cepat daripada kota asalku. Tempat yang panas dan penuh debu.

Aku makan sepotong roti isi kacang dengan merk buatan rumahan. Cuma itu yang bisa dimakan. Nyamnyam. Enak sekali.

Tiba-tiba aku menyadari, ketika kita membutuhkan sesuatu, maka apa pun itu selalu terasa cukup. Tapi ketika kita menginginkannya, sebanyak apa pun tidak pernah terasa cukup. Maka aku ingin membutuhkanmu sekaligus menginginkanmu, sayang. 

Tunggu aku pulang.

0 comments:

Post a Comment

 
 
Copyright © rollercoaster
Blogger Theme by BloggerThemes Design by Diovo.com