gambar diambil dari sini
Mom :
Kenapa nggak dibawa pulang? Dia nggak mau?
Me : Bukan. Aku yang nolak. Dia itu
bangau.
Mom :
Kita apa?
Me : Itik.
Mom :
Kenapa? Bukannya kamu yang paling keras menolak kalau kita ini itik?
Me : Aku hanya jujur pada diri sendiri,
dan padanya, melalui diam.
Mom :
Maaf, ya.
Me : Bukan salahmu, Mom.
Mom :
Did you love him?
Me : Not..
yet. Maybe. Entahlah. Tapi yang pasti aku lebih dulu mencintai kalian. Aku ini
satu dengan kalian. Jika dia mau aku,
dia juga harus mau kalian. Terpaksa ataupun sukarela.
Mom :
Kamu belum mencoba, dear. Bukankah akan lebih baik setelah kamu mengenalkannya?
Me : Apakah aku sesuatu untuknya?
Mom :
Tapi dia sesuatu untukmu, right?
Me : Rasanya aku sudah tahu bagaimana akhirnya, jika aku membawanya kemari.
Me : Rasanya aku sudah tahu bagaimana akhirnya, jika aku membawanya kemari.
Mom :
Anak nakal. Kamu bukan Tuhan.
Me : Aku.. aku sudah siap terluka untuk
yang satu ini. Tapi cukup aku saja, tidak kalian. Tidak lagi.
Isak tangis itu mulai terdengar. Dari kamu, yang
memandangku seolah aku adalah gelas retak yang siap pecah kapan saja.
Mom :
Maaf..
Me : Tidak. Bukan salahmu. Bukan salah
masa lalumu. Tidak ada yang salah. Tenang saja.
Mom :
Siapapun pilihanmu, bagaimanapun caramu, berbahagialah. Tolong, berbahagialah.
Angkat kepalamu, dan tatap dengan penuh kepastian apa yang ada di depan sana. Jika
kamu tetap itik lalu dia pergi hanya karena tahu kenyataan itu, tenang saja.
Masih ada yang lebih lagi di luar sana untukmu dan tidak akan pernah habis.
Dan kami menangis sambil saling berpelukan tanpa
suara hingga ketiduran. Aku terjaga paginya dengan mata bengkak dan kepala yang
pening setengah mati. Masih ada bau belagio tercium dari helmku. Sesaat sebelum
butir bening itu menetes di pipi, sudah terdengar teriakan cempreng yang
diiringi tawa. “Banguuuuuuuuun. Mau minum susu apa kopi? Kan tadi malem begadang
jadi mending kopi, ya? Siapa tau nanti di sekolah ngantuk?”
Aku tahu detik
itu juga, akan selalu ada kamu, Ibu, yang mencintaiku, jika dia tidak :’)


2 comments:
kereen,,
:')
Post a Comment