gambar diambil dari sini
Me : Bisakah kita duduk
berhadapan dan berbicara selayaknya orang dewasa ?
Mom : Nope !
Me : Why not ?
Mom : Karena selamanya
kamu tidak akan terlihat dewasa di mataku. Aku tidak ingin.
Me : Aku tidak akan pernah
bisa menyampaikan apa yang harus kusampaikan jika aku tidak di ijinkan menjadi
dewasa.
Mom : Kalau begitu kamu
boleh menjadi dewasa, untuk lima menit saja.
Me : Aku menginginkan
sesuatu, membutuhkannya.
Mom : Hmm
Me : Tapi bagaimanapun,
momen apapun, fase kapan pun, dewasa atau tidak, aku tidak akan pernah berhak
untuk meminta ataupun memohon. Benar?
Mom : ...
Me : Aku menjadi dewasa 5
menit hanya untuk membuang sisa-sisa perasaan sakit yang tertahan selama ini.
Setelah itu, aku akan kembali menjadi tidak
dewasa untuk melanjutkan apa yang belum terselesaikan.
Mom : Lima menitmu
selesai.
Me : Ya. Terimakasih
karena tidak mengijinkanku menjadi dewasa.
Mom : Nduk.. kamu hanya perlu
tahu bahwa semua orang tua sama. Mereka menginginkan yang terbaik bagi
anak-anaknya, dewasa atau tidak.
Me : Tapi tetap saja, don’t
ask don’t beg itu selamanya melekat bersamaku.
Mom : *tersenyum misterius*
Me : Kenapa? Karena aku
anak pertama?
Mom : Karena.. hei,
bukankah kita sudah duduk berhadapan dan berbicara selayaknya orang dewasa
selama sisa umurku?
I didn't want growing older, just dn't want. I would be your girl forever mom :')


0 comments:
Post a Comment