Rasa rindu milikku itu seperti rasaku ketika membaca buku Harry Potter. Saat ada di halaman
pertama, aku ingin cepat-cepat sampai di halaman terakhirnya. Tapi, saat tiba di halaman terakhir, aku tidak ingin cerita itu berakhir.
Dan rasa rinduku ini menghancurkan. Perlahan memberikan rasa sakit luar biasa, motivasi berlebih, harapan tanpa henti, lautan air mata, hingga kehampaan di manapun.
Terkadang, rasa rinduku padamu membuatku takut. Tapi lebih sering membuatku berani. Sedikit, rasa rinduku padamu terasa pahit. Tapi lebih banyak terasa manis. Kemarin, rasa rinduku padamu hanya ada di udara. Hari ini, di ruang hampa udara pun, rasa rindu itu tetap bernafas.
Tapi bukan rindu milikku yang membuatku idiot, buruk rupa, tumpul. Bukan rinduku padamu yang membuatku membenci daging dan ketinggian. Bukan rindu milikku yang membuatku sok sibuk dengan segala urusan tak penting. Bukan rinduku padamu yang membuatku mencoba-jatuh-berdiri-mencoba-jatuh-berdiri-mencoba lagi-jatuh lagi-berdiri lagi dan seterusnya.
Aku memang sakarat, kering, hambar, kosong, menyedihkan, terluka, tapi semua itu tidak akan membunuhku. Tidak akan pernah.
Aku masih bisa berenang, makan ramen, maen basket, menyanyi, nyari duit, posting blog ketika aku rindu padamu.
Tetapi aku masih bisa
bertahan
hidup
karena aku merindukanmu..
lagi .

2 comments:
rindu sama siapa cincaa?
wkwkwkw
mR.Lost ku u,u
Post a Comment