Kami kenal sejak kelas SMP. Teman bermain basket sampai hari ini dan sering maen bareng. Gila-gilaan bersama, tapi dia yang gila. Jomblo bersama. Sayangnya belum pernah mandi bersama. Aku sering kangen Aul. Sejak kami SMA, kami jadi jarang ketemu. Banyak teman baru tapi belum ada yang seperti dia. Kadang, rindu setengah mati dan ingin sekali kembali ke masa SMP. Tapi, yasudahlah. Hidup terus bergerak ke depan, bukan?
Kami pernah bertengkar gara-gara salah paham sampai dia nangis. Aku tidak pernah bisa lupa hari itu. Hari yang akhirnya mengajariku banyak hal. Tentang caranya berbagi, memaafkan, mengakui kesalahan dan mengalah untuk mempertahankan sesuatu yang lebih berharga.
Aku belajar banyak dari Aul. Setelah hari itu, aku yang egois ini bahkan mulai mengerti caranya mengalah. Begitu juga Aul.Kami sama-sama tahu dan mulai terbiasa untuk saling mengerti.





0 comments:
Post a Comment